AKU TAHU AKU MENGERTI TAPI SUSAH MENGUNGKAP ( Hidrofer )
Itulah salah satu Komptensi Dasar pada pembelajaran Ilmu pengetahuan Sosial di kelas tujuh. Kami percaya bahwa siswa memliki kemampuan untuk mengingat apa yang terjadi dialam dalam kehidupan sehari hari, tapi sebagian besar mengacuhkan bahkan dianggap hal yang lumrah bahkan yang mencela salah satu pemberian Allah yaitu hujan. Setiap apapun yang Allah turunkan pasti punya manfaat dan milai kebaikan hanya kemampuan kita yang terbatas sehingga tidak dapat mengartikan dan menginterpretasikan dalam kehidupan kita. Marilah sejak awal anak-anak kita diperkenalkan hal yang biasa terjadi kemudian kita bimbing mengungkapkan dan mengartikan dari kejadian alam lalu kita beri arti peristiwa alam teersebut, hasilnya anak-anak kita terpeangan, oooo begitu ya. Itulah kalimat yang sering terucap. Segala yang ada dimuka bumi Allah ciptakan untuk manusia, dan manusia yang dapat memanfaatkan, dan menjaga kelestariannya, begitu pula air yang ada di bumi ini.
Air barang yang selalu kita butuhkan dalam kehidupan kita, tak ada orang yang mampu menjauh dari air, apa lagi meninggaklan air. Air jika datangnya berlebihan menimbulkan petakan dan jika menghilang juga peta bagi manusia. Air dimuka bumi kita ini selalu tetap jumlahnya, ia akan berubah ujud menjadi gas ( uap air ), mejadi salju atau es. Ia akan selalu mengisi daerah yang kosong an selalu berubah bentuk/ujud sesuai bidang yang ditempati.
Sumber kehidupan bagi bumi kita adalah matahari, tak ada penghuni bumi ini yang dapat hidup tanpa matahari. Siang ia menyinari seluruh permukaan bumi dan menghidupi semua yang ada di bumi akibatnya laut, danau, sungai tumbuhan menuap lalu uap air itu berkumpul dalam awan, dan awan akan menampung sebanyak mungkin uap air. Anginpun membawa awan berjalan menuju tempat yang lebih tinggi agar terjadi kondensasi. Untuk terjadinya kondensasi ada 2 unsur yang harus dipenuhi yaitu suhu dan inti kondensai. Uap air berkondensasi sehingga berubah menjadi titik titik air, titik titik air saling mengikat dan bertambah besar sehingga atmosfer tidak mampu menahan, lalu diturunkan menjadi hujan, hujan yang tutun abik di dataran rendah dan pantai, di dataran tinggi, maupun digunung sebagian akan mengalir ke laut melalui sungai. Sebagian lagi masuk kedalam tanah, sebagian diserap tumbuhan. air akan mengalir kembali kelaut melalui sungai. Itulah yang terjadi berulang ulang sehingga disebut siklus air/hidrologi.
Pada pembelajaran hidrosfer kami mencoba menggali kemampuan yang dimiliki siswa, mereka kami beri kepercayaan untuk mengamati dan mengali peristiwa alam yang kita jumpai saat ini yanitu hujan. Hujan adalah proses berubah, berpindah dan kembalinya air yang ada dimuka bumi ini keasalnya, itulah yang dimaksud dengan siklus air. Dengan bekerja sama dalam kelompoknya dan mengungkapkan hasil kerjanya dihadapan teman temannya ternyata mereka sangat enyoi, riang dan degdegkan sehingga apa yang ia persiapkan, apa yang ia tahu hilang seketika ketika mempresentasikan di hadapan teman temannya, bahkan ada yang kebelet pipis setelah selesai mempresentaikan hasil diskusi dan unjuk kerjanya. Itu anak anak kita, anak anak snida. Banyak aja tingkah dan ulahnya dalam mengungkapkan pemikirannya..








